Laman

Kamis, 17 Desember 2009

Saat Lelah

Saat lelah menjemput hati
ada kelabu membayangi senja
bukan mega bertabur matahari kemerahan
namun, mendung berhiaskan seruan kilat

Saat lelah menghembus hari
gelap bukan sesuatu yang patut membuat bingung
Remuk redam jiwa tersakiti kelam
Letih...
Ingin semua berakhir

Saat lelah menyapa raga
Inginku terlelap meski tak akan pernah terjaga lagi
Inginku mengakhiri meski hanya berbuah duka
Terlaknat dalam sisa hingga akhir hayat

Saat lelah membelai sukma
bahkan pada jiwa paling terang dan dipenuhi cahaya
Akan ada keluh dan kesah
Akan tetap ada bertanya
Kapan lelah ini berakhir
Kapan letih ini terputus

Saat lelah merajam jiwa
benar-benar tak akan ada asa

Yang terdengar hanya satu kata...
mati...

Karena...
saat lelah membadai menghantam jiwa
Menghanyutkan raga
Aku hanya ingin...
Mati...

Minggu, 13 Desember 2009

Cinta Sejati

Cinta sejati sama sekali tidak menuntut apapun
Cinta sejati selalu ingin memberi
Tanpa mengharap imbalan

Cinta sejati akan tersenyum ketika dia bahagia
Dan akan ikut menangis ketika ia berduka

Cinta sejati tidak pernah menyesal akan rasa
Karena ia sebuah ketulusan yang murni dari dasar jiwa

Cinta sejati tidak pernah mengikat
Karena ia hanya memperjuangkan

Memperjuangkan cintanya hingga batas terakhir
Memperjuangkan apa yang ia rasa dapat membahagiakan cintanya
Memperjuangkan sesuatu demi seukir senyum diwajah sang cinta

Meski ketika akhirnya sang cinta harus berlalu pergi
Ia hanya akan tersenyum
Merelakan

Karena ia sadar,
Ketika perjuangan telah mencapai batasnya
Harus ada kerelaan di ujung jalan itu
Bersama kesadaran bahwa cinta tak harus memiliki

Cinta sejati tidak memiliki dendam
Karena yang ia punya hanya keikhlasan

Karena cinta sejati hanya ingin memberi
Tanpa pernah meminta imbalan....