Saat lelah menjemput hati
ada kelabu membayangi senja
bukan mega bertabur matahari kemerahan
namun, mendung berhiaskan seruan kilat
Saat lelah menghembus hari
gelap bukan sesuatu yang patut membuat bingung
Remuk redam jiwa tersakiti kelam
Letih...
Ingin semua berakhir
Saat lelah menyapa raga
Inginku terlelap meski tak akan pernah terjaga lagi
Inginku mengakhiri meski hanya berbuah duka
Terlaknat dalam sisa hingga akhir hayat
Saat lelah membelai sukma
bahkan pada jiwa paling terang dan dipenuhi cahaya
Akan ada keluh dan kesah
Akan tetap ada bertanya
Kapan lelah ini berakhir
Kapan letih ini terputus
Saat lelah merajam jiwa
benar-benar tak akan ada asa
Yang terdengar hanya satu kata...
mati...
Karena...
saat lelah membadai menghantam jiwa
Menghanyutkan raga
Aku hanya ingin...
Mati...
ada kelabu membayangi senja
bukan mega bertabur matahari kemerahan
namun, mendung berhiaskan seruan kilat
Saat lelah menghembus hari
gelap bukan sesuatu yang patut membuat bingung
Remuk redam jiwa tersakiti kelam
Letih...
Ingin semua berakhir
Saat lelah menyapa raga
Inginku terlelap meski tak akan pernah terjaga lagi
Inginku mengakhiri meski hanya berbuah duka
Terlaknat dalam sisa hingga akhir hayat
Saat lelah membelai sukma
bahkan pada jiwa paling terang dan dipenuhi cahaya
Akan ada keluh dan kesah
Akan tetap ada bertanya
Kapan lelah ini berakhir
Kapan letih ini terputus
Saat lelah merajam jiwa
benar-benar tak akan ada asa
Yang terdengar hanya satu kata...
mati...
Karena...
saat lelah membadai menghantam jiwa
Menghanyutkan raga
Aku hanya ingin...
Mati...





