Sekata cinta dari yang terkasih. Memberi dalam senyuman kehangatan. Menelusuri dalam bait rindu. Jauh dirimu di sana, ingin aku memeluk di sini. Oh kasih, terlalu lama aku menunggumu. Terlalu jauh jarak yang harus kutempuh untuk menggapaimu. Terlalu anyak waktu yang kuuntai untuk menghampirimu. Dan terlalu banyak air mata dalam setiap kerinduan yang kususut demi cintaku
Bersama sajak yang tertulis tak tentu, aku ingin engkau tahu. Bahwa jauh dirimu di sana, ada rindu yang menantimu di sini. Ada aku yang selalu memelukmu dalam setiap bunga mimpi. Selalu menantimu dalam kerinduan puncak yang tak terlihat, tapi terasa menggeletar. Kapankah semua akan berakhir
Terlalu dalam kepedihan yang terasa dalam setiap bait kerinduan yang kau lantunkan. Terlalu sakit hati ini ketika cinta yang kau tambatkan tidak menyentuh dermaga hati. Aku ingin engkau di sini kasih, selalu memelukku dalam kenyataan. Bukan mimpi yang menghilang bersama pagi
Kasih, ini kutulis sekata cinta dari negeri jauh. Sekata cinta yang kulepaskan demi rinduku yang memuncak. Memanggil kehadiranmu dalam setiap bayangan yang merintih pelan. Kasih, ini sekata cinta dari diriku. Yang tanpa lelah menanti kehadiran dirimu
Bersama sajak yang tertulis tak tentu, aku ingin engkau tahu. Bahwa jauh dirimu di sana, ada rindu yang menantimu di sini. Ada aku yang selalu memelukmu dalam setiap bunga mimpi. Selalu menantimu dalam kerinduan puncak yang tak terlihat, tapi terasa menggeletar. Kapankah semua akan berakhir
Terlalu dalam kepedihan yang terasa dalam setiap bait kerinduan yang kau lantunkan. Terlalu sakit hati ini ketika cinta yang kau tambatkan tidak menyentuh dermaga hati. Aku ingin engkau di sini kasih, selalu memelukku dalam kenyataan. Bukan mimpi yang menghilang bersama pagi
Kasih, ini kutulis sekata cinta dari negeri jauh. Sekata cinta yang kulepaskan demi rinduku yang memuncak. Memanggil kehadiranmu dalam setiap bayangan yang merintih pelan. Kasih, ini sekata cinta dari diriku. Yang tanpa lelah menanti kehadiran dirimu






0 komentar:
Posting Komentar